Bisnis kuliner memang menjadi bisnis yang menarik di Indonesia. Peningkatan ini menjadikan industri kuliner sebagai penopang utama industri kreatif dan industri waralaba. Apalagi tren kuliner yang terus berganti menjadi salah satu pemicunya.

Posisi industri kuliner sebagai penopang utama industri waralaba sendiri memang terlihat secara langsung. Kita tentu sudah sering melihat dengan outlet makanan cepat saji atau kedai bakso yang tersebar di mana-mana. Apalagi kuliner yang sedang tren dan laris di masyarakat seperti kedai kopi, minuman boba, dan tren kuliner lain biasanya cepat untuk membuka cabang di daerah lain, baik dengan kepemilikan sendiri ataupun dengan sistem waralaba.

Namun salah satu tantangan saat membuka cabang baru dalam industri kuliner tentu standar rasa. Rasa dari setiap masakan harus sama antar satu cabang dengan cabang lain. Meskipun bisa diatasi dengan satu dapur untuk semua cabang, namun hal ini hanya bisa dilakukan saat lokasi cabang yang berdekatan. Kekurangan dari sistem ini juga saat terjadi kelalaian dalam menjaga kualitas seperti kasus keracunan di restoran Vietnam tentu sangat berbahaya.

Cara terbaik untuk memastikan standar rasa yang sama di setiap cabang adalah dengan menggunakan bumbu HORECA (Hotel, Restoran, Cafe). Selain mempertahankan rasa asli, menggunakan bumbu HORECA juga bisa berdampak pada kecepatan penyajian masakan karena praktis digunakan. Kepuasan pelanggan juga bisa ditingkatkan dengan kecepatan penyajian selain rasa yang lezat.

Dengan dua keuntungan yang didapatkan tersebut, tentu akan memberikan kesan positif kepada pelanggan. Hal ini juga bisa menyampaikan pesan secara tidak langsung akan kualitas dari restoran tersebut.

Untuk bisa bersaing dalam industri kuliner memang perlu berbagai macam strategi. Apalagi pesaing terus bermunculan dengan menggiurkannya industri kuliner. Hal ini menuntut kita untuk selalu memberikan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.