BumbuBangkit-Kari-TokoBumbu.co

Masak Santan Tapi Sering Pecah? Simak Tips Ini!

  • Posted on
  • Posted in Artikel

Santan merupakan bahan makanan yang tidak bisa dipisahkan dari kuliner Indonesia. Berbagai masakan Indonesia menjadikan santan sebagai salah satu komposisi untuk menambahkan citarasa.

Cairan berwarna putih yang berasal dari daging kelapa ini biasa digunakan pada masakan seperti sayur lodeh, gulai, opor, kari, hingga rendang. Namun memasak menggunakan santan memiliki tantangan tersendiri.

Saat ini untuk mendapatkan santan sebenarnya lebih mudah. Jika dulu kita harus mengupas, memarut daging kelapa, dan memerasnya untuk mendapatkan santan, kini kita bisa mendapatkan santan kemasan yang berbentuk cairan atau bubuk di pasaran.

Meski begitu, masak dengan santan tetap memiliki kesulitan sendiri. Salah satu tantangannya adalah santan yang pecah atau menggumpal. Hal ini tentu bisa mempengaruhi citarasa pada masakan. Berikut adalah tips memasak masakan dengan santan agar bisa mendapatkan citarasa yang lezat.

Gunakan Api Kecil dan Masak Sebentar

Santan memiliki kandungan lemak nabati yang tinggi. Agar santan tidak pecah maka harus memasak dengan api kecil dan menghindari suhu yang terlalu tinggi. Selain itu juga jangan memasak dengan waktu yang terlalu lama.

Atur Penggunaan Bahan Mengandung Asam

Selain mudah pecah karena suhu tinggi, santan juga mudah pecah saat bertemu dengan bahan mengandung asam. Untuk mengatasi sifat santan yang sensitif terhadap asam ini bisa kita atasi dengan menambahkan bahan asam pada saat hidangan siap disantap.

Aduk Secara Perlahan dan Konsisten

Kebanyakan orang memasak santan dengan hanya mengaduknya sesekali, padahal cara ini salah. Mengaduk dengan konsisten bertujuan agar santan tidak menggumpal. Santan juga sebaiknya diaduk secara perlahan karena jiga mengaduknya dengan cepat akan membuat tekstur santan menjadi pecah.

Masukkan Terakhir

Seperti pada poin pertama, santan akan mudah pecah jika dimasak dengan suhu tinggi dalam waktu cukup lama. Selain menggunakan api kecil, memasukkan santan pada proses terakhir akan menjadikan santan pada kondisi terbaiknya saat disantap.


Itulah tips-tips yang bisa kita lakukan saat memasak hidangan yang mengandung santan. Selain cara di atas, beberapa praktisi kuliner memberikan saran untuk menggunakan santan bubuk karena minim resiko pecah dan menggumpal.

Kehadiran santan bubuk ini sendiri menambahkan kemudahan saat memasak, apalagi jiga bumbu masak instan sudah termasuk santan seperti Bumbu Bangkit. Memasak menjadi lebih cepat dengan rasa tetap mantap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme BCF By aThemeArt - Proudly powered by WordPress .
BACK TO TOP