puncak-poland-tokobumbu-kaldu-alania

Kuliner Sawahlunto, Kota Kandidat Situs Warisan Dunia UNESCO

  • Posted on
  • Posted in Artikel

Sawahlunto, salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat telah menjadi salah satu kandidat Situs Warisan Budaya UNESCO. Kota Lama Tambang Batu Bara itu akan bersaing dengan 27 kawasan lain dari seluruh penjuru dunia.

Penjurian untuk masuk ke dalam daftar Warisan Dunia UNESCO yang dimulai sejak tahun 1987 ini diselenggarakan pada 30 Juni sampai 10 Juli 2019, di Kota Baku, Azerbaijan.

Namun selain keindahan alam, dan tempat bersejarahnya, kuliner Sawahlunto tidak boleh terlewatkan jika kita berwisata ke sana. Citarasa khas yang diwariskan secara turun temurun dan masih dilakukan dengan cara tradisional memberikan sensi berbeda pada masakannya.

Berikut adalah beberapa makanan yang wajib dicoba dari Kota Sawahlunto :

  • Dendeng Batokok
dendeng-batokok
Dendeng Batokok Sawahlunto

Dendeng batokok adalah daging sapi yang sudah direbus dengan bumbu lalu dipukul-pukul sehingga dagingnya menjadi pipih. Masyarakat Minang lebih sering memukul daging dendeng dengan batu ulekan. Nama Dendeng Batokok berasal dari kata Tokok dalam Bahasa Minang yang memiliki arti ‘memukul’. Proses memukulnya membuat bumbu meresap ke dalam daging hingga membuat Dendeng Batokok memiliki rasa yang kuat.

  • Pical Mbah Soero
pical-mbah-soero
Pical Mbah Soero

Pical ini sebenarnya mirip gado-gado, hanya isinya berbeda. Pical berisi mie kuning pipih, potongan tahu, irisan kol hingga sayuran hijau yang disiram kuah kacang. Nama Mbah Soero sendiri karena lokasinya yang berdekatan dengan Lubang Tambang Mbah Soero, sehingga lebih dikenal dengan nama Pical Mbah Soero.

  • Sup dan Soto Sawahlunto
soto-sawahlunto
Soto Sawahlunto

Sup dengan daging segar dan lemak daging sapi serta tulang-tulangnya yang renyah, dipadukan dengan kuah racikan bumbu rempah segar disajikan hangat pasti menggugah selera makan anda. Hidangan hangat ini semakin cocok dengan lokasi yang berada di bukit yang sejuk.

  • Gulai Ikan Karang Santur
gulai-ikan-karang
Gulai Ikan Karang Sawahlunto

Hidangan yang terbuat dari bahan ikan yang tinggal di sekitar karang seperti kakap, kerapu, dan ikan kerang ini disajikan dengan kuah gulai dari perpaduan antara kunyit, lengkuas, dan cabai. Tekstur gulainya sendiri tidak terlalu kental seperti pada gulai pada umumnya, namun rasanya dijamin menggugah selera, terlebih lagi tidak berbau amis.

  • Ale Ale Silungkang
ale-ale-sawahlunto
Ale-ale Sawahlunto

Jika dilihat sekilas mungkin kebanyakan orang akan menyangka ini adalah serabi, meski memang bentuk dari ale-ale dan serabi ini serupa. Namun rasa dari keduanya ternyata berbeda. Bahan baku dari ale-ale sendiri adalah beras putu, gula jawa, air kelapa, dan parutan pandan. Meski anda sudah bisa menikmatinya di pagi hari, namun ternyata proses pembuatannya memakan waktu yang lama. Perlu waktu sekitar 5 jam dengan alat khusus dalam pembuatannya.

Beragamnya masakan tiap daerah di Indonesia memang sangat memanjakan bagi pecinta kuliner. Makanan untuk Kota Sawahlunto sendiri hanya beberapa saja yang kami sebutkan. Keanekaragaman ini tentu sangat menarik bagi para wisatawan. Mudah-mudahan Kota Sawahlunto sendiri terpilih ke dalam Situs Warisan Dunia UNESO agar semakin banyak wisatawan dari luar negeri yang berlibur dan juga memajukan perekonomiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BCF Theme By aThemeArt - Proudly powered by WordPress.
BACK TO TOP