BisnisKulinerNewNormal2

Bisnis Makanan Terancam? Lakukan Tips Ini Selama Masa Pandemi COVID-19!

  • Posted on
  • Posted in Artikel

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menghentikan penyebaran virus corona (COVID-19) berdampak pada berbagai hal di Indonesia. Bagi pengusaha restoran tentu bisa merasakan dampak penerapan PSBB ini pada bisnis mereka.

Usaha yang bisa menimbulkan keramaian seperti toko pakaian, mall, dan restoran dianjurkan untuk tutup atau menerapkan menjaga jarak. Hal ini tentu berdampak panjang pada pendapatan sehingga mengakibatkan jumlah karyawan yang dirumahkan untuk menekan biaya pengeluaran.

Untuk bisnis makanan seperti restoran sebenarnya masih bisa buka dengan hanya melayani takeaway atau menyediakan delivery service. Strategi ini bisa menjadi pilihan yang baik agar kelangsungan bisnis bisa terjaga.

Meskipun di masa new normal yang akan diberlakukan restoran bisa buka penuh dan diperbolehkan bagi pelanggan untuk makan di tempat, namun harus memenuhi persyaratan seperti menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Selain itu juga jumlah pelanggan dibatasi 50% dari kapasitas maksimal.

Peraturan ini memang menjadi harapan bagi para pelaku usaha restoran dengan era new normal yang memperboleh pelanggan untuk makan di tempat, namun tetap saja ada orang yang berhati-hati demi terhindar dari penyebaran COVID-19 dengan tidak mau mengunjungi tempat ramai. Untuk mengatasi masalah ini bila dilakukan tips lain dengan menyediakan paket bahan makanan siap masak.

Bahan makanan siap masak sejatinya bukan hal baru di industri kuliner. Paket bahan siap masak ini bisa berupa bahan-bahan segar beserta bumbunya ataupun bahan setengah jadi berupa frozen food yang sudah diproses sehingga tinggal dipanaskan di rumah.

Tren ini sejatinya sudah ada beberapa tahun lalu, namun dengan kondisi pandemi saat ini yang menghambat aktivitas di luar rumah menjadikan tren bahan makanan siap masak kembali terangkat. Trik ini sendiri banyak dilakukan oleh restoran-restoran agar tetap bisa beroperasi dan menghindari kerugian.

Bagi restoran-restoran besar tentu hal ini termasuk mudah untuk dilakukan, dengan modal makanan yang sudah teruji rasa dan kualitasnya hanya tinggal mencari cara pengemasan dan promosi untuk menarik minat pelanggan. Sedangkan bagi restoran yang baru dirintis, atau perintis usaha baru tentu bisa mengalami berbagai kendala.

Kendala paling dasar tentu saja soal rasa yang ditawarkan. Sebelum menjadi produk, pastinya harus dilakukan riset untuk menentukan rasa terbaik dan bisa memakan biaya yang tidak sedikit. Salah satu cara cepat untuk mendapatkan rasa terbaik bisa dengan mencari partner yang tepat dan berpengalaman dalam bumbu masakan.

Penyedia jasa maklon bumbu bisa memberikan pilihan rasa atau bisa menyesuaikan dengan spesifikasi sesuai keinginan kita karena sudah memiliki berbagai standar rasa. Hal ini mempercepat proses formulasi resep dan juga mengurangi biaya riset.

Konsep makanan siap masak ini tentu menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan selama pandemi COVID-19. Selain itu kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat bisa menjadi langkah jangka panjang untuk menjalankan bisnis dengan menghadirkan menu makan sehat siap masak di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme BCF By aThemeArt - Proudly powered by WordPress .
BACK TO TOP